Jenis Penyakit Ayam dan Cara Mudah Mengatasinya

  • Whatsapp

Ayam merupakan salah satu komoditas ternak yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Selain sebagai tambahan keuangan dalam hidup, auam berperan penting dalam memberikan pasokan gizi terhadap manusia.

Sama hal nya dengan hewan lain, ayam merupakan hewan berjenis unggas yang tahap pemeliharaannya berbeda dengan hewan lainnya. Dengan mengkonsumsi ayam, kebutuhan gizi manusia akan terpenuhi dan membantu meningkatkan kecerdasan.

Muat Lebih

Ayam merupakan hewan ternak yang biasanya dimiliki dalam jumlah yang cukup banyak. Sehingga bila memiliki satu penyakit pada si ayam maka bisa menjalar kepada ayam lainnya dan bisa berakibat fatal karena akan merugikan pemiliki peternak ayam. Inilah yang menjadi kendala para peternak ayam yang memiliki peluang yang bagus dan banyak yang terjun kedalam bidang ini.

Pemeliharaan ayam merupakan hal yang mudah namun sulit jika tidak dilakukan dengan tepat. Akibat fatal dari pemeliharaan yang salah yaitu menyebabkan kematian ayam meningkat dan dapat mengakibatkan gagal panen terhadap para peternak.

Tingginya angka kematian yang terjadi pada peternak ayam ini apalagi yang masih berusia 2 bulan kebawah. Karena pada usia 2 bulan keatas ayam ini sudah cenderung kebal terhadap penyakit. Kemungkinan bagi ayam yang dewasa biasanya akibat faktor cuaca atau faktor lingkungan.

Jenis Penyakit Ayam dan Cara Mudah Mengatasinya

Salah satu yang harus diwaspadai dalam pemeliharaan ayam adalah Penyakit. Jika para peternak tidak dapat menanggulangi penyakit yang mewabah pada ternak, penyakit dapat menyebar dan mengakibatkan kematian pada ayam. Namun tidak sedikit juga peternak yang mampu menanggulangi penyakit yang mewabah. Jenis Penyakit Ayam dan Cara Mudah Mengatasinya yaitu:

Penyakit Snot

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri

Ciri-ciri penyakit ini adalah:

  • Adanya pembengkakan pada area sinus ( batas antara hidung dan mata), berlendir (berbau busuk)
  • Tidak nafsu makan
  • Bulu kusam
  • Pilek

Penyakit snot

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, Ciri-ciri penyakit ini adalah:

  • Adanya pembengkakan pada area sinus ( batas antara hidung dan mata), berlendir (berbau busuk)
  • Tidak nafsu makan
  • Bulu kusam
  • Pilek

Ayam yang terkena penyakit ini dapat disembuhkan dengan obat amplikol yang bisa di dapatkan toko obat hewan maupun di toko pakan ternak atau unggas.

Dengan mengenal gejala dan pengobatan yang tepat merupakan bentuk dari usaha kita agar ayam bisa tumbuh dan berkembang dengan baik

Cacingan

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tak terkecuali ayam. Cacing pita dan cacing gilig menyerang ayam ini dengan anak ayam yang paling rentan pada gilig dan yang dewasa untuk cacing pita. Penyakit ini biasanya pada musim hujan karena suasana cukup lembab.

Pada cacingan, penyakit ini memiliki gejala nafsu makan berkurang, pertumbuhan melambat, ayam kurus, lemas, bulu kusam, kotoran encer sekaligus berdarah. Untuk pengobatannya, Kamu bisa melakukan cara dengan pemberian obat cacing preparat piperazine yang bisa membunuh cacing sehingga memutus rantai penularan. Disamping itu Kamu bisa menggunakan obat lain seperti pipedon-x liquid (piperavaks), sulfaquinoxalin, sulfamezatin, sulfamerazi, fenbendazole atau leviamisole

Tetelo

Penyakit ayam yang satu ini termasuk yang paling mematikan dan ditakuti, disebabkan oleh virus Paramyxo. Tetelo atau Newcastle Disease disebut juga sampar ayam. Penyebaran penyakit ini cukup cepat dan luas selama 3-4 hari melalui burung liar

Ciri ayam yang terkena yaitu terlihat lesu, nafsu makan berkurang, terlur menurun, gangguan saluran pernafasan, batuk, mulut berlendir, jengger dan kepala kebiru-biruan. Mengenai penyembuhan, penyakit ini belum tersedia obatnya sehingga lebih baik lakukan tindakan pencegahan melalui vaksinasi ND dan bila ada gejala totela, bisa dilakukan karantiana maupun dibakar pada si ayam.

Gumoro

Disebut juga Infectious Bursal Disease (IDB). Gumoro menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh si ayam penyakit ini berasal dari virus genus Avibirnavirus. Penyebarannya melalui kontak langsung, air minum, pakan, peralatan dan udara yang sudah tercemar virus. Penyakit ini memang tidak langsung menyebabkan kematian pada ayam, virus ini bisa hidup hingga 3 bulan pada tubuh si ayam. Tetapi, karena menyerang sistem imun maka akan menyebabkan infeksi-infeksi yang berakhir dengan kematian.

Ciri-ciri ayam terkena gumoro: nafsu makan berkurang, ayam tampak lesu dan mengantuk, bulu kusam, gemetar, diare berlendir, keseimbangan yang mulai terganggu dan terjadinya iritasi / peradangan pada dubur karena ayam sering mematukinya. Belum tersedia obat efektif untuk menyembuhkan ayam yang terserang gumoro, jadi lebih bijaksana untuk mencegahnya dengan melakukan vaksinasi rutin menggunakan gumboro vaccin nobilis, delvax gumboro, bursavac dll.

Pos terkait