Budidaya buah Pepaya yang manis

  • Whatsapp

Pepaya (Carica papaya) merupakan buah-buahan tropis. Tanaman ini dipercaya berasal dari daerah tropis di benua Amerika. Dari tempat ini menyebar ke berbagai belahan bumi.

Budidaya pepaya bisa dilakukan di dataran rendah hingga ketinggian 1000 meter dari permukaan laut. Namun ketinggian lahan optimalnya berkisar 50-700 meter dpl. Tanaman ini menghendaki curah hujan sekitar 1000-2000 mm per tahun yang merata sepanjang tahun. Di daerah bermusim kering pohon pepaya masih bisa berbuah dengan bantuan penyiraman teratur.

Muat Lebih

Pepaya, buah yang berasal dari dataran benua Amerika yang lebih tepatnya adalah bagian tengah adalah salah satu buah yang sangat mudah ditemui di Indonesia. Alasannya sederhana, karena pada dasarnya tanaman ini bukanlah tanaman yang tergolong sulit untuk dirawat karena pada dasarnya tanaman ini sangat mudah untuk dibudidayakan di berbagai tempat yang ada di dunia ini, seperti daerah tropis maupun sub tropis.

Budidaya buah Pepaya yang manis

Selain itu, apabila dilihat dari manfaat, pepaya mempunyai banyak kandungan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh seperti A dan C, selain itu buah pepaya yang dapat kita gunakan sebagai macam seperti jus, dodol, dan lain-lain. Menjadi salah satu buah yang paling dicari di masyarakat.

Tanaman pepaya dapat tumbuh dan berproduksi tinggi pada tanah yang kaya bahan organik, drainase dan aerasinya baik, serta mempunyai pH 6,5 – 7, curah hujan antara 1.500-2.000 mm per tahun, suhu berkisar antara 22-30C.

Tanaman pepaya yang mendapat sinar matahari dalam jumlah banyak akan lebih cepat berbunga dan berbuah, buah lebih cepat masak dan lebih manis. Tanaman pepaya memiliki 3 jenis bunga yaitu: bunga jantan, bunga betina dan bunga sempurna/hermaprodit. Tanaman berbunga sempurna mempunyai buah yang lebih disukai konsumen karena daging buah lebih tebal dan bentuk buah lebih bagus.

Drainase tanah yang baik sangat dibutuhkan dalam usaha budidaya pepaya. Genangan air akan menyebabkan busuk akar pada tanaman pepaya. Tanaman ini menghendaki tanah gembur dengan porositas yang baik dan pH tanah sekitar 6-7.

Syarat tumbuhnya tanaman pepaya yaitu:

  1. Iklim
  2. Media tanam
  3. Ketinggian tempat

Setelah syarat diatas terpenuhi, panduan budidaya pepaya yaitu:

Pemilihan bibit pepaya

Pepaya Bangkok adalah solusi yang dapat dijadikan saran untuk anda yang ingin memiliki buah papaya yang tidak dapat henti-hentinya berbuah. Selain itu, papaya Bangkok ini memiliki ketahanan yang baik. Sehingga apabila disimpan maka rentan waktu yang dibutuhkan pepaya ini tergolong lebih lama daripada umumnya. Untuk lebih jelas bagaimana cara menanam pepaya, mari kita ulas lebih lengkap proses penanamannya.

Pembenihan

Untuk skala pembudidayaan pepaya berskala kebun. Maka, kita sebaiknya menyiapkan sedikitnya 60 gram setiap hektarnya, dengan 60 gram benih tersebut, maka dapat diperkirakan bahwa sekiranya timbul sekitar 2000 tanaman.

Bibit tanaman yang sebelumnya dibersihkan, terlebih dulu harus dilakukan perendaman dengan menggunakan larutan POC NASA 2 cc/liter dalam kurun waktu sekitar 1 – 2 jam, kemudian biji tersebut ditiriskan.

Perawatan pepaya

  • Penyulaman

Penyulaman adalah proses mengganti tanaman yang mati dengan tanaman yang baru, namun penyulaman hanya bisa dilakukan pada tanaman yang berusia kurang dari 1 minggu saja karena jika penyulaman dilakukan lebih dari satu minggu tidak bisa tumbuh bareng.

  • Penyiraman

Cara perawatan tanaman yang kedua adalah penyiraman, bagi tanaman yang ditanam pada musim kemarau kegiatan penyiraman dilakukan setiap hari pada pagi dan sore sedangkan untuk tanaman yang ditanaman pada musim penghujan kegiatan penyiraman hanya dilakukan sekali saja dipagi hari.

  • Penyiangan

Cara perawatan ketiga adalah penyiangan, kegiatan ini bertujuan membersihkan lahan tanam pepaya dari hama pengganggu baik itu rumput liar dan sejenisnya.

  • Pemupukan susulan

Tanama pepaya membutuhkan banyak unsur hara dari tanah, oleh karena itu kegiatan pemupukan susulan sangat penting dalam pemenuhan bahan pangan pepaya. Kegiatan pepumukan dilakukan pada tanaman berumur 1 mingg, lalu berumur 1 bulan, selanjutnya berumur 3 bulan, berikutnya umur 6 bulan dan selanjutnya hingga masa panen.

Proses panen

Cara menanam pepaya terakhir adalah proses panen, semua petani di indonesia maupun luar negeri sangat menanti nanti akan datang proses panen ini karena mereka dapat menjual hasil panen pepaya ke pasar maupun hanya dikonsumsi sendiri dirumah. Namun sebelum melakukan panen pastikan dulu buah benar benar siap diambil, ciri-ciri buah pepaya yang siap dipanen adalah berumur 10-12 bulan, buah berwarna kuning.

Pos terkait