Budidaya Buah Kecapi

  • Whatsapp

Buah kecapi atau buah sentul merupakan salah satu buah yang sudah jarang ditemui. Padahal buah kecapi memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Beberapa kandungan nutrisi yang dimiliki buah kecapi yaitu seperti vitamin C, karbohidrat, fosfor, kalium, kalsium, dan juga zat besi. Jadi, Anda harus mencoba mengkonsumsi buah kecapi yang kaya nutrisi.

Pohon kecapi merupakan pohon yang rimbun dan besar dengan ketinggian dapat mencapai 30 m dengan batang dapat mencapai diameter 90 cm, batang tersebut bergetah seperti susu.

Muat Lebih

Buah kecapi yang merupakan buah asli Betawi ini memang kini sudah jarang ditemui. Masyarakat asli Betawi pun sudah jarang menanam buah berkulit keras (membukanya harus dibanting atau dijepit) ini.

Budidaya Buah Kecapi

Namun, bukan berarti Anda tidak bisa sama sekali menemukan buah ini. Buah kecapi masih bisa didapatkan di beberapa penjual buah.

Manfaat buah kecapi bagi kesehatan tubuh Yaitu:

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh. Manfaat buah kecapi yang satu ini dihasilakn oleh kandungan zat antioksidan dan vitamin C di dalamnya.
  2. Menurunkan kolestrol. Manfaat buah kecapi untuk menurunkan kolesterol jahat ini nyatanya dihasilkan oleh kandungan serat dan senyawa yang disebut pektin.
  3. Mengontrol Gula darah. Buah kecapi memiliki rasa yang manis. Namun menariknya, buah kecapi memiliki indeks glikemik yang rendah. Ini menjadikan buah kecapi aman untuk dikonsumsi mereka yang mengalami diabetes.
  4. Menghindari Alzheimer. Adanya zat antioksidan pada buah kecapi juga lantas menghasilkan manfaat buah kecapi untuk menghindari penyakit fugsi otak seperti Alzheimer. Namun, hal ini juga harus diimbangi oleh gaya hidup yang sehat.

Kecapi adalah tanaman yang bandel dan tahan terhadap lingkungan tanpa pengairan, di daerah-daerah yang musim kemaraunya berkepanjangan. Pohonnya akan tumbuh baik di daerahdaerah yang distribusi curah hujannya merata, tetapi tidak ada data produksi untuk menunjukkan apakah pembungaan dan pembuahannya diuntungkan atau dirugikan oleh keadaan vigornya itu.

Kecapi dibudidayakan dari 0 m dpl. sampai ketinggian melebihi 1000 m dpl. Pertumbuhan yang baik akan terjamin pada tanah-tanah liat berlempung dan liat berpasir yang longgar dan gembur, dengan banyak humus.

Cara budidaya buah kecapi yaitu:

Persiapan Bibit

Untuk bibit kecapi harus dipilih yang benar-benar sehat dan terbebas dari hamapenyakit, memiliki daun hijau yang segar tidak layu, batangnya yang kokoh, dan juga tidak kering. Selain itu, pilih bibit yang memiliki cabang yang rindang.

Menanam

Masukkan bibir kecapi ke dalam lubang tanam dengan posisi yang tegak. Kemudian tutup kembali lubang tanam dengan media tanam yang sebelumnya telah disiapkan. Setelah itu lakukanlah penyiraman seperlunya saja. Pasang bambu ukuran 1,5 – 2 meter dibagian lubang tanam.

Perawatan

Pemupukan pada sekeliling tanaman kecapi diperlukan pada masa 2-3 tahun pertama. Selain itu pemberian mulsa pun penting mengelilingi batang pohon kecapi. Untuk pohon yang masih muda membutuhkan pupuk sekitar 200-500 gram dua kali dalam setahun. Sedangkan untuk pohon-pohon kecapi yang sudah tumbuh dewasa, membutuhkan pupuk sekitar 2 kilogram. Agar buah terhindar dari lalat, buah kecapi yang telah muncul sebaiknya dibungkus.

Mengatasi Hama

Salah satunya adalah jamur corticium salmonicolor yang biasanya ada pada kecapi. Ada juga hama yang biasanya disebut tungau, hama tersebut sangat berbahaya jika terkena kecapi. Pemberian fungisida dan penyemprotan mitisida dapat membantu menghilangkan beberapa hama dan penyakit tersebut.

Masa Panen

Petiklah buah kecapi yang telah menguning keemasan. Untuk pohon kecapi yang berumur 30 tahun dapat menghasilkan buah sebanyak 18.000 – 24.000 butir per tahun.

Pos terkait